Minggu, 08 Januari 2012

check this out!

Nasrani : “Boleh bertanya? Mengapa Rasul anda menikahi 11 atau 12 orang wanita? Ini menunjukkan bahwa ia adalah orang yang suka mengumbar nafsu (seks).”

Muslim : "Pertama, Tolong beritahu saya, orang yang menikah karena nafsu (seks) akan memilih gadis atau janda?"

Nasrani : "Ia akan memilih gadis."

Muslim : “Wanita pertama yang dinikahi Rasulullah adalah Khadijah binti Khuwailid yang berstatus janda dan berusia 40 tahun.
Kedua, pada usia berapakah nafsu seksual meledak-ledak?"

Nasrani : "Kurang lebih mulai dari usia 16 tahun sampai 40 tahun, sebagai usia kesempurnaan bagi kejantanan dan kematangan akal."

Muslim : "Rasul kami tidak menikah dengan wanita lain setelah Khadijah, kecuali setelah usia beliau mencapai 50 tahun. Jadi, masalahnya adalah untuk kepentingan penetapan syari’at dan hikmah, bukan syahwat/nafsu.”

Nasrani : "Baiklah... Jika bukan syahwat, kenapa harus menikahi wanita sebanyak itu, 11 atau 12 wanita? Kenapa tidak satu, dua atau empat?"

Muslim : "Kenapa anda mempermasalahkan Rasul kami? Sedangkan Rasul2 kalian tidak kalian permasalahkan juga?!
Bukankah anda beriman kepada Nabi Sulaiman? Padahal dalam kitab suci kalian disebutkan bahwa Nabi Sulaiman beristrikan 1000 orang wanita. (Disebutkan di dalam I Raja-Raja [11:2,3]: "...Hati Solomo telah terpaut kepada mereka dengan cinta. Ia mempunyai tujuh ratus istri dari kaum bangsawan dan tiga ratus gundik...").
Begitu juga dengan Nabi kalian yaitu Rehabeam yang memiliki 78 istri. (Disebutkan dalam II Tawarikh: "Rehabeam mencintai Maakha, anak Absalom itu, lebih daripada semua istri dan gundiknya, ia mengambil delapan belas istri dan enam puluh gundik...").
Maka bandingkanlah dengan jumlah istri dari Rasul kami yang hanya berjumlah 12 orang, mana yang terbanyak?
Bagaimana anda mencela poligami Nabi kami dan mencacinya? Dan anda menganggap ini adalah aib dari kedudukan kenabian? Sementara kitab kalian sendiri telah menyebutkan poligami dari Nabi-nabi besar kalian, dan kalian menganggapnya wajar?!"

Nasrani : "Hmm...Lalu kenapa juga Rasul anda menikahi gadis dibawah umur, yaitu Aisyah yang dinikahi pada usia 6 atau 9 tahun? Bukankah itu adalah aib juga?"

Muslim : Bagaimana halnya dengan kehidupan kalian sendiri, yang mana wanita2 kalian telah banyak melakukan hubungan intim diluar nikah pada usia dibawah sepuluh tahun? Hal ini sudah diakui oleh berbagai media. Lantas kenapa anda mempermasalahkan Nabi kami yang menikahi wanita dibawah umur, sedangkan wanita2 kalian sendiri sangat banyak yang melakukan perzinahan dibawah umur? Mana yang lebih aib?"

Nasrani : "Anggaplah wanita2 kami adalah oknum, jadi tidak bisa dijadikan landasan. Adapun Nabi anda adalah seorang yang suci dan mulia, tapi berbuat seperti itu? Lihatlah perbedaan usia yang sangat jauh tatkala Nabi anda menikahi Aisyah yang baru berusia 6 tahun sedangkan Nabi anda berusia 50 tahun, selisih 44 tahun!!"

Muslim : "Apakah anda lupa atau tidak tahu terhadap sejarah Maria 'Si perawan suci'? Pada usia berapa dia menikah di dalam sejarah kalian?
Maria menikah dengan Yoseph ketika usia 12 tahun! Bukankah itu juga dibawah umur?? Sedangkan Yoseph waktu itu sudah berusia 89 tahun (disebutkan dalam Ensiklopedi Katolik). Usia mereka selisih 77 tahun!! Perbedaan yang sangat jauh sekali dibandingkan dengan Nabi kami."

Nasrani : "Baiklah... Kami menyerah pada anda dalam konteks Nabi anda, lalu mengapa anda (umat Islam) menikahi 4 orang wanita? Ini adalah penghinaan bagi wanita?!”

Muslim : "Masyarakat Barat sekarang ini, seorang laki-laki menikahi satu orang wanita saja, tetapi berhubungan intim secara ilegal (haram) atau selingkuh dengan sejumlah wanita, baik teman maupun pacar gelap. Data statistik kontemporer di Barat menunjukkan bahwa populasi wanita lebih banyak daripada laki-laki. Hubungan intim yang dilakukan laki-laki membuat kaum wanita hanya sebagai tempat pelampiasan nafsu saja. Lalu setelah si laki-laki menyalurkan libidonya, maka si wanita menjadi tidak berharga lagi baginya. Penghinaan terhadap wanita seperti apa yang lebih dahsyat dari itu?!
Sedangkan agama kami mengharuskan kami untuk memperlakukan semua istri secara ma’ruf (baik) dan memberikan hak-hak mereka secara adil. Selain itu, wanita juga harus diposisikan sebagai bagian dari laki-laki, karena wanita adalah rumahnya, tempat tinggalnya dan pakaiannya. Itu adalah ikatan yang kuat di mana wanita dapat menemukan kehormatannya dan merealisasikan kewanitaannya. Jadi, manakah yang lebih agung dan lebih mulia, wahai para dokter sekalian?!”

Nasrani : *glek!*

coppast dari: @fenda_florena

Minggu, 01 Januari 2012

Mr. X

2 days left.
iyaaa, gue sadar, tanggal 3 januari 2012 gue musti balik kekosan dan menyambut tanggal 5 dengan kepastian bahwa hari itu ada 2 uas mata kuliah. ohmygod!
masih hangat dalam ingatan gue, 2 hari yang lalu secara sengaja gue ketemuan sama mr. x. setelah 1 tahun kita belom pernah ketemu dan ngobrol-ngobrol lagi sejak break (ciee break, berasa rafi-yuni). selain karna sibuk sama dunia masing-masing, gue juga ga berani ngusik kehidupan dia ama cewe barunya. yang kebetulan cewenya itu  pencemburu parah, alhasil selama itu gue ga pernah berani sms my mr x tersebut. dan saking dia ga mau gue ada dikehidupan cowonya (a.k.a: my mr x) sampe-sampe -di facebook- itu cewe remove gue di akun pertemanan antara gue dengan mr x . how dare she is :((
kembali ke pertemuan, sore itu gue jalan sama dia. niatnya mau nonton, tapi karna telat sampe di 21, tanpa buang waktu, kita makan di foodcourt. pada dasarnya kita sama-sama enjoy, ga kaku, dan obrolan mengalir sambil nunggu pesenan makanan sampe tepat diatas meja yang kita tongkrongin saat itu. ngobrol ngalor-ngidul, tentang kuliah gue, skripsi dia, keluarga gue, keluarga dia, dan akhirnya sampai pada ngomongin kronologis berakhirnya hubungan dia dengan simantan. lah ini judulnya: curhat tentang si mantan ke sang mantan. *bingung*
kalo di inget-inget, hari itu emang ajaip! ga nyangka gue bisa jalan lagi setelah sekitar 12 bulan ga ketemu. ngobrol santai layaknya teman lama tak berjumpa. tapi satu hal yang gue rasain, bahwa tu orang masih sama kayak dulu. chemistry-nya dapet, dan tentu jayusnya masih luar biasa. xixixi
gada yang gue tutupin dari dia soal perasaan gue sekarang gimana, dia tau kalo gue masih single, dan ga berniat punya pacar, karna yang gue cari bukan pacar, tapi calon suami. Haha!
intinya, gue merasa comfort berteman dengan siapapun -meskipun dengan mantan pacar yang mantan cewenya pernah bikin keki abis. *ups!